Bukan tipe yang mudah curhat, bukan karena pandai menyimpan rasa. Tapi hanya takut dihakimi. Terkadang ngga semua curhat berharap mendapatkan feedback. Hanya butuh didengar dan berharap perasaan yang ada saat itu divalidasi. Tapi karena tidak semua orang bisa mengerti, yang ada malah penghakiman yang didapat. Alhamdulillah suami tipe pendengar yang baik, sangat mengerti aku. Tidak pernah menuntut kekurangan ku untuk berubah. Tapi sangat memahami. Justru itu yang membuat aku semakin "tau diri" Ngga mau terlalu membebani dengan segala kegaduhan isi kepala ku. Masih berharap tulisan ini tidak ditemukan oleh siapapun, apalagi orang terdekat. Karena hanya ingin sekedar menulis dengan leluasa.